Senin, 08 September 2008
Fakta "Love" Bagi Pria dan Wanita...
Tau ga sih kalo kebanyakan pria itu gampang banget mendua?? Apalagi dalam mencari wanita, biasanya mereka menetapkan beberapa target dari yang biasa sampe yang luar biasa. Mulanya mereka mendekati si "biasa", kemudian sambilan mendekati si "cantik". Nah, kalo si "cantik" memberikan respon baik, maka mereka akan meninggalkan si "biasa".(aji mumpung gt haha...)Tapi kalo si "cantik" ga respon, maka mereka ambil saja si "biasa".(Ga ada rotan, akar pun jadi...)Oya, kenapa gw ga sebut si "cantik" dengan si "pintar" ato si "baik"? Right! para pria biasanya hanya menilai wanita dari penampilannya saja, jadi kalo disuruh milih antara Sandra Dewi ato Carissa Putri, mereka akan pusing tujuh keliling.(hoho...) Parahnya lagi, mereka suka main taruhan soal wanita(pas nembak) karna suka tantangan kali ya. Bener lho! soalnya selain mendengar pengalaman orang, gw juga liat sendiri dari perilaku temen-temen pria di sekitar gw.
Lain halnya dengan kebanyakan wanita, bila mereka telah jatuh cinta pada seorang pria, mereka akan menetapkan suatu komitmen dalam diri mereka,"you're the one" walaupun di luar sana banyak pria yang jauh lebih baik. Mereka dengan sepenuh hati akan menerima segala kekurangan pria yang telah mereka pilih, termasuk pada akhirnya mereka akan diduakan. Mereka akan tetap sabar menunggu sampai sang pujaan hati menyadari kesalahannya. Tapi ga semua wanita bisa seperti itu, terkadang mereka lebih memilih jalan yang mudah. Apa yang gw katakan tadi terbukti dari fakta bahwa wanita cantik umumnya mencari pria yang berwajah standar. Mengapa?? Karena anggapan mereka, pria berwajah standar ato bahkan di bawah standar akan memperlakukan si "cantik" seperti menjaga sebuah intan yang tak ternilai harganya. Itulah yang diinginkan wanita dari pria. Mereka ingin pria berprinsip,"You're the only one whom I love".
Nah, bagi yang masih polos, kamu mesti hati-hati dalam memilih pasanganmu kelak, jangan sampe dibutakan oleh cinta! lalu bagi kamu yang pernah patah hati ato bahkan sering, jangan pernah sesali hubungan masa lalu, percayalah itu semua adalah pelajaran untuk menjalani hubungan yang lebih baik kelak! Khusus untuk cewe2, kita mesti percaya kalo ga semua pria seperti "itu"! ^0^
Senin, 01 September 2008
Bad day kah?
Gw bener-bener pengen nangis waktu itu.(hix) Tapi gw berusaha tenang dan mengambil tindakan selanjutnya. Dengan segera gw balik ke kos dan mengambil buku tabungan, kemudian pergi ke Bank BNI terdekat. Setelah mengambil no antrian, gw duduk sambil menunggu. Akhirnya tiba juga giliran gw. Gw langsung ke counter C dan menjelaskan duduk perkaranya. Kemudian, orangnya langsung menelpon ke Bank BRI untuk bertanya apakah kartu gw bisa diambil ketika pengecekan box atm BRI. Sayang sekali, ternyata hanya kartu BRI saja yang bisa diselamatkan, sedangkan kartu atm Bank lain pasti langsung dimusnahkan.(huhu...) Dengan terpaksa gw harus buat KTM baru dan narik uang secara konservatif selama sebulan .(fiuh...) Karna sempat terkena stress mendengar pemusnahan itu, gw akhirnya mutusin ikut temen-temen makan di McD.(makan k-2 kalinya..) Wah, seru juga lho disana, gw bisa liat film 'Dream Girls' di HBO. Terus kita sorenya pergi belanja makanan abis-abisan seperti ibu-ibu belanja bulanan.(wkwk...) Dan sekarang gw baru aja makan mie korea yang gw beli tadi.(maknyuss...wkwk...)
Minggu, 24 Agustus 2008
4bia
Cerita pertama diawali dengan munculnya seorang gadis yang menggunakan gips di kakinya. Dia sedang berdiri di balkon sebuah rumah susun sambil melihat-lihat pemandangan sekitarnya yang cukup kumuh. Kemudian ada suara sms masuk ke ponselnya,'Saya ingin berkenalan denganmu'. Awalnya, gadis yang tinggal sendiri di rumah yang sempit ini tidak mengacuhkan sms tadi, tetapi ga lama kemudian, dia merasa penasaran dan membalas smsnya.
Gadis:Apakah kita kenal?
08xxxxxxxxxx:Dulu kita tidak kenal, tapi sekarang kita udah kenal.
Gadis:Kamu perempuan ato lelaki?
08xxxxxxxxxx:lelaki.
{Jawaban yang cukup menggembirakannya...}
Gadis:Saya kesepian. Ini sudah hari ke-100 saya tidak keluar rumah soalnya saya kecelakaan saat naik taksi dan akibatnya saya harus memakai gips di kaki saya.
08xxxxxxxxxx:Saya juga. Ini juga hari ke-100 saya.
{Malam berikutnya...}
08xxxxxxxxxx:kamu lagi apa?
Gadis:lagi baring kesepian.
08xxxxxxxxxx:boleh minta fotomu lewat mms?
Gadis:boleh..tapi kamu juga kirim fotomu y.
{si gadis merapikan rambutnya kemudian memotret dirinya sendiri}
Gadis:saya udah kirim tuh. saya ga secantik yang kamu kira kah? haha...
{kemudian 08xxxxxxxxxx mengirim fotonya}
Gadis:kamu curang. kog kirim foto yang tadi kukirim?
08xxxxxxxxxx:saya ada di sebelahmu. apa kamu nggak liat?
Gadis:jangan bercanda.
08xxxxxxxxxx:saya bener ada di sebelahmu.
{...}
Keesokan harinya si gadis mencoba menelpon lelaki semalam karena penasaran siapa pemilik nomor tak dikenal itu, tetapi selalu saja muncul suara,'The number you r calling is not defined'. Karena merasa aneh, si gadis isenk mencari pemilik nomor tadi lewat internet. Tanpa sengaja dia menemukan beberapa artikel, ada tentang matinya putri sofia di phuket, dan lebih menarik perhatiaannya yaitu ada orang tua yang meletakkan ponsel di kuburan anaknya supaya anaknya bisa menelpon ke rumah kalau rindu(hiii...). Si gadis pun tiba-tiba takut dan teringat dengan pemilik nomor tak dikenal semalam.Tiiitt....(kaget!!)sms masuk,'apa yang kamu takutkan?'(dari 08xxxxxxxxxx). Gadis itu shocked dan langsung mematikan ponselnya. Tiiit...sms masuk lagi(ponselnya hidup sendiri..),'Saya tidak suka kamu mematikan ponselmu'. Lampu tiba-tiba padam dan gadis itu nangis ketakutan,'siapa kau?? jangan ganggu aku!' Tiba-tiba muncul sepasang mata yang mengerikan dibalik kegelapan. Gadis itu berteriak karna takut setengah mati, berlari sekencang-kencangnya, dan tanpa sadar terjun dari jendela (mati tergeletak di jalan). Bersamaan dengan itu, ada mobil yayasan lewat sambil menebarkan kimcua (uang akhirat menurut adat China) dan terpampang foto seorang lelaki dengan tulisan '100 hari kematian XXX', dan ternyata lelaki ini mati karna ditabrak taksi yang ditumpangi si gadis .
Nah, mau tau kisah kedua, ketiga, dan keempat yang jauh lebih seram? Nonton sendiri ya...hehe...
Jumat, 22 Agustus 2008
My lovely campus...
kali ini gw mau nyantai aja nulisnya...ga perlu pake tata tulis bahasa indonesia yang baik dan benar...haha...
Hm...udah seminggu gw kuliah di semester 3 ini. Banyak hal yang membuat gw jengkel dan ngos-ngosan, salah satunya karna banyaknya jadwal yang bentrok, dan puncaknya adalah dosen matek(=matematika teknik) gw yang belum menampakkan batang hidungnya sampe saat ini. Tapi...walau bagaimanapun...gw seneng banget masuk semester 3 ini. Gw merasa menjadi mahasiswa seutuhnya, maklum setaun sebelumnya gw hanya mahasiswa TPB ITB yang masih disuapin semuanya.
Lumayan terlambat, di tahun kedua ini, gw baru sadar kalo ITB mengajarkan gw segalanya, dari ilmu eksak sampe cara hidup. Mencapai kesuksesan ternyata ga segampang yang gw kira karna rintangan selalu datang bertubi-tubi. Thx God, gw bisa lewati semuanya dengan baik. Terlebih lagi, gw bisa lebih mengatur temperamen dan lebih tidak ngotot dengan pendapat gw di saat yang tidak diperlukan. Seperti kata dosen favorit gw, Budi Raharjo (alumni elektro ITB yang sekarang banyak menulis buku programming), Engineers like to solve problem. Kata-kata itu sangat memotivasi saya dalam belajar hal-hal yang sulit.
Btw, baru-baru ini gw nemuin sepasang orang gila di kampus ITB. Yang pertama itu seorang wanita yang kira-kira berusia 30-40 tahun. Hm...gosipnya seh namanya Donna. Kemunculan perdananya di hadapan gw adalah saat gw daftar ulang di semester ini. Bajunya ga terlalu compang-camping seh, tapi dandanan mukanya menor banget. Seperti orgil biasanya deh, suka ngomong sendiri dan bawa segumpal nota yang ga jelas isinya. Katanya neh, dulunya si Donna ini ambil jurusan teknik fisika di ITB dan sekaligus ambil jurusan teologi di universitas lain. Nah, karena mungkin dia terlalu menghayati fisika dan teologi yang bertolak belakang itu, dia jadi gila seperti sekarang. Tapi ada juga gosip yang mengatakan kalo si Donna ini adalah bagian dari badan inteligen Rektorat yang bertugas mengawasi mahasiswa baru, soalnya dia hanya muncul di semester ganjil dimana ada penerimaan mahasiswa baru. Ga jauh berbeda dengan si Donna, ada satu lagi yang gw nemuin di TU elektro lantai 2. Awalnya gw ga nyangka kalo dia gila soalnya pakaiannya cukup rapi dan membawa setumpuk kertas. Oya dia pria seumuran si Donna, tapi gw belum tau namanya. Sambil menunggu dosen system digital, gw duduk di dekat TU dan tanpa sengaja memandang ke arahnya. Dia melihat gw dan tersenyum lebar. Sejenak, gw kira orangnya friendly. Ternyata setelah gw perhatiin lagi, ekspresinya ga berubah, selalu tersenyum lebar kemana pun dia memandang. (erg..)Dan satu hal lagi yang menguatkan pendapat kalo dia gila, yaitu puluhan kali dia mondar-mandir mencatat jadwal, menyusun kertas-kertasnya dan kemudian tertawa terbahak-bahak. (wkwk...)
Itulah kampus ITB, aneh tapi unik... ^^
Sabtu, 16 Agustus 2008
Selasa, 12 Agustus 2008
Kesalahan harus dibayar
Dengan penuh semangat saya bawa printer saya ke BEC untuk ditukar tambah. Entah setan apa yang merasuki pikiran ini, saya kemudian memutuskan untuk menghemat uang dengan tidak membeli printer baru. Sesampai di BEC, saya langsung membeli tinta hitam original. (145 rb) Orang yang menjual tinta tadi kelihatan ringan tangan dengan menawarkan pemasangan tinta yang baru saya beli. Dengan gegabah, saya mempersilakannya. Setelah dipasang, ternyata pendeteksiaannya sangat lama dan terancam hanya hitam di atas putih. Seketika saya tersadar kalau saya telah membuat kesalahan fatal dengan memperbaiki printer dan membeli tinta original padahal harga jualnya tetap 100 rb, sedangkan uang yang telah dihabiskan, 5000+50 rb+145 rb atau 200 rb. (2 x harga jual printer saya) Seandainya waktu dapat diputar, saya pasti telah menukar tambah printer saya yang tak terselamatkan ini dengan printer F 2180 yang lebih canggih dan lebih terjangkau dengan cukup membayar 600 rb. Memang benar kata orang, kesalahan harus dibayar. Akhirnya saya membeli printer hp D2466 (435 rb) dan membawa pulang printer yang menyusahkan ini. Fiuh…
Kamis, 07 Agustus 2008
Mr. Gratis
Ketika tiba di kos, ternyata banyak anak baru lainnya, salah satunya adalah si kembar bernama Yohanes dan Yakobus. Keduanya bagai pinang dibacok dua, tapi mereka tetap dapat dibedakan berdasarkan insting kemanusiawian. Keduanya sangat kalem dan sedikit pendiam. Berbeda dengan si kembar, Kalvin cenderung lebih berani dengan kakak kelas. Dan satu hal lagi, anak ini berjiwa ‘gratisan’. (apa-apa mau gratis) Pertanyaan favoritnya, ‘Eh, ada barang yang ga dipakai ga?’(hoho…) Kebiasaannya yang jarang pake sandal saat keluar kamar mengingatkan saya pada film ‘God Must Be Crazy’ yang bercerita tentang laki-laki berkoteka. Sungguh di luar dugaan, kalo anak ini peraih perunggu TOFI musim lalu.
Malam kemarin, kita semua pergi makan ke restoran mandarin. Menu yang kami pesan lumayan enak yaitu kangkung cha sapi, kodok goreng mentega, dan cumi cha tahu. Kalvin yang bagai vacuum cleaner saat melahap makanan tadi selalu berkeluh kesah soal harganya dan entah bagaimana ceritanya sampai dia menyebutkan utang-utangnya. Dalam benak saya, sebenarnya harganya itu cukup wanted dengan makanannya. Sifat pelitnya memang telah mendarah daging. Setelah makan di restoran mandarin, kita pergi ke dago pakar. Wah, harga makanan di sana emank ngga tanggung-tanggung. Kita semua memesan makanan, kecuali Kalvin. Dia hanya memesan minum dan kemudian pergi ke toilet. Kami pun mengobrol dan melihat pemandangan seluruh kota Bandung sambil menunggu pesanan. Tak lama kemudian, pesanan pun datang. Terlihat sebuah cangkir yang sangat kecil seukuran cangkir zaman china kuno yang di dalamnya berisi expresso. Semua tertawa dan menebak kalo itu pasti yang dipesan si Kalvin. Karena mengira Kalvin bakal shocked melihat cangkir mungilnya, kami pun menukar expresso dengan segelas jus besar milik Dani.
Akhirnya Kalvin datang juga. Saat dia ingin meminum jus tadi, dengan segera Aki menukarkannya dengan cangkir imut tadi. Tak salah lagi, kalvin benar-benar shocked dan kami semua menertawakannya. (haha…) Kalvin pun mengukur cangkirnya dengan terheran-heran.
Jumat, 25 Juli 2008
Siska --- My Friend, Sister, n Teacher
Let me introduce myself at first..Hehe
My name is Lilis Iskandar...So indonish and 'ndeso', right?? Wkwkwk...
Actually, i dunno what to write right now.... I just wanna scratch something here...Hahaha
ok, maybe i'll tell u 'bout how could i meet this blog's owner (Siska) previous time ago...Jeng2..=p
Once upon a time (nasty..=p), it's about 2years ago, when i was a very naive little young girl (lebai =p)there was an english debate traning in Xaverius 1 Jambi Senior High School... I, as one of the traning members along with Brenda n Fiona, was exercised together with the senior debaters from my school (Siska, Elaine, n Erdona). That time i was still in the first grade while Siska was in the third grade.
Those three beatiful girls were so great in debating that i was very impressed, especially with Siska. She's very charming while delivering arguments, the most on fire one...Hehe
Yeah, she had been in the top 5 of the best speaker in Jambi province that time...No wonder that she's great at speaking ^^
Actually, i'd ever seen her before this debating. That time was when she was being introduced in my MOS (Masa Orientasi Siswa) as one of Jambi's representatives in computer national science olympiade, known as OSN-TOKI...She's the only one female there...Hehe
But, i wasn't impressed that time so i dun really care about it. Maybe because she wasn't as charming as when she was debating =p
Nevertheless, after knowing her in debate activity, i wasn't closed with her at all. Just ordinary friends lah, just know each other...
Then, i forget when, why, n how we could get closer n closer like sisters now... Maybe u can remind me later here...Hi5 (i'm a bad memorizer =p)
The last but not the least, I like having friends with her, she's kindhearted (hihi), friendly, funny, smart, beatiful, gokiL...
Siska is a good friend lah...Hope our friendship will be long lasting 4ever yah...^^
(serious mode on =p)
Rabu, 23 Juli 2008
ketahui umurmu dari frekuensi makan keluarmu
Jangan beritahu saya usia kamu; kamu mungkin bohong-tapi pelayan restoranmu mungkin tahu!
Perhitungan Umur Matematis Berdasarkan FREKWENSI ke Rumah Makan.
Caranya cukup unik.
JANGAN CURANG!!
Hanya butuh waktu kurang dari semenit, sambil Anda baca ini
Pastikan jangan baca bagian bawah sampai Anda selesai mengerjakan ini.
Pasti seru deh..
1. Pilih berapa kali seminggu Anda akan makan di luar rumah (lebih darisatu kali tapi kurang dari 10)
2. Kalikan 2 (supaya genap)
3. Tambah 5
4. Kalikan dengan 50
5. Kalau Anda sudah merayakan HUT Anda tahun ini, tambah 1758
Kalaubelum, tambah 1757
6. Sekarang dikurangi dengan 4 digit tahun kelahiran Anda
7. Hasilnya harus angka 3 digit
Digit pertama adalah angka awal yang Anda pilih (berapa kali Anda akanmakan di luar rumah dalam seminggu)
2 angka berikutnya yaitu....
UMUR ANDA ............. (Oh YA, pasti)
Tahun ini adalah tahun di mana perhitungan ini berlaku (2008)
Jumat, 18 Juli 2008
Foto memang menipu...
Siang itu saya menunggu kedatangannya di depan rumah saya. Beberapa saat kemudian, saya melihat sesosok perempuan yang dikuncir rambutnya dengan anting salib besar tertindik di telinga sebelah kiri. Tak disangka dia adalah Ag yang sebelumnya tidak pernah bersolek layaknya seorang perempuan dan dia benar-benar feminim sekarang. Dulu dia lebih memilih terjun dari lantai 13 daripada harus mengenakan sebuah bandana. Sungguh perubahan yang signifikan.
Pembicaraan kami berawal dari lelucon-lelucon yang kurang penting dan akhirnya berlanjut ke cerita tentang cowok yang cukup panjang. Sebenarnya obrolan terakhir itu juga kurang penting karena kami hanya bercerita tentang sampel-sampel cowok biadab (hehe..), tetapi di tengah pembicaraan muncul sebuah kisah lucu dari Ag sendiri. Kira-kira begini cerita dia.
Ada seorang cowok nge-add fs gw. Setelah gw tela-ah wajah cowok itu lewat foto di profil fs-nya, ternyata cowok itu gantengnya ngga ketolongan. Wah... tu cowok tipe gw banget. Pucuk di cinta, ulam pun tiba. Cowok itu ngajak ketemuan dan pastinya gw oke-in aja.(udah napsu kali y hehe...)Hari yang dinanti-nantikan pun tiba. Gw nungguin dia ga jauh dari kampus. Tiba-tiba ada seorang cowok yang jelek buangeet nyamperin gw. Gila...sapa neh cowok ga tau malu banget. 'Hei, gw yang nge-add fs lo dan ngajak ketemuan itu lho' kata cowok itu. Tidaakkk...serasa petir menyambar badan gw. Ternyata gw ditipu abis. Gw kira foto ganteng itu asli dia. Dengan cepat, gw bilang 'eh, udah dulu ya, gw banyak kerjaan, mau balik!'. Gw bukan cm kecewa, tp takut liat mukanya...penipuannn!!!!
Nah, dari cerita di atas, kamu semua mesti hati-hati lho! Foto itu kadang menipu.
Jumat, 11 Juli 2008
Logika
Bukan hari yang biasa-biasa saja bagi saya karena saya awali dengan meraton jam 6 pagi. Omong-omong, itu rekor terbaik saya selama beberapa minggu terakhir, biasanya saya bangun jam 9 pagi, itu pun paling cepat. Well, beberapa hari ini saya minum antibiotika karena pilek dan batuk yang cukup parah, tak heran ortu memaksa saya olahraga. Sakit memang sangat menyiksa, saya harus pantang makanan favorit saya di saat selera makan saya sedang menggebu-gebu, sungguh menyedihkan. Dan akhirnya saya memilih olahraga lari pagi karena selain melatih kekuatan otot kaki dan melancarkan peredaran darah, lari juga melancarkan pernapasan, dan tak kalah pentingnya lari adalah olahraga yang cuma-cuma, tidak butuh modal.
Dibalik kesendirian saya beberapa hari belakangan, iseng-iseng saya mencari sebuah pertanyaan logika untuk saya post diblog ini. Pertanyaan ini pernah diajukan kepada saya dan sebaliknya pernah saya ajukan kepada orang lain. Beberapa diantaranya berhasil menjawab termasuk saya. Dan saya rasa Kamu juga bisa.
Note: Jawaban murni logika!
Deskripsi permasalahan: (setelah direvisi)
Ada 4 orang sarjana cum laude yang masing-masing dipakaikan sebuah topi. Warna topi hanya ada 2, yaitu 2 hitam dan 2 putih. Keempat sarjana tersebut berbaris lurus satu banjar dan semuanya menghadap ke satu arah dengan diberi no urut 1 s.d. 4. Ada tembok antara sarjana 3 dan sarjana 4. Jadi, bisa ditebak kalau sarjana 4 tidak bisa melihat warna topi sarjana 1,2, dan 3, sedangkan sarjana 3 bisa melihat warna topi sarjana 1 dan 2, dan tentunya sarjana 2 hanya bisa melihat warna topi sarjana 1. Kita asumsikan topi tersebut dipasang acak dan tidak ada satu sarjana pun yang tahu warna topi yang dipasangkan kepadanya, yang mereka tahu hanya lah ada 2 topi hitam dan 2 topi putih.
Pertanyaan:
Jika Keempat sarjana diminta untuk menebak warna topinya sendiri, sarjana keberapakah yang menjawab dulu warna topinya dengan tepat? Berikan alasan logis!
Senin, 07 Juli 2008
Endless Love...
Saya baru saja membuka email dan secara kebetulan menemukan sebuah pesan dari salah seorang teman saya. Isinya sekilas kelihatan tidak penting, tetapi setelah saya baca, hanya satu kata dalam benak saya, ‘UNBELIVABLE!’
Isinya tidak lain adalah sebuah kisah cinta yang menakjubkan dari China yang baru beredar belakangan ini dan mengharukan dunia, rincinya mengenai seorang pria dan wanita yang lebih tua yang kabur dari desa mereka dan saling mencintai dengan tenang lebih dari setengah abad.

Pria China berusia lebih dari 70 tahun yang telah membuat dengan tangannya sendiri lebih dari 6,000 anak tangga di gunung untuk istrinya yg berusia 80 tahun telah meninggal di rumah gua buatan mereka setelah tinggal di sana lebih dari 50 tahun.
Lima puluh tahun lalu, , Liu Guo Jiang, seorang pemuda berusia 19 tahun, jatuh cinta pada seorang janda beranak satu berusia 29 tahun bernama Xu Chaoqin..

Tak jauh berbeda dgn kisah roman Shakespeare's Romeo dan Juliet, teman serta kenalan mengkritik hubungan mereka karena perbedaan usia dan juga Xu telah mempunyai anak.

Waktu itu, seorang pria mencintai wanita yang lebih tua adalah hal yang tak bisa diterima dan immoral. Untuk menghindari gossip dan ancaman terhadap hubungan mereka, pasangan itu memutuskan untuk melarikan diri dan hidup di gua di Jian Gjin di Southern ChongQing Municipality.

Pada awalnya, hidup begitu sulit karena mereka tak punya apa2, tak ada listrik dan makanan. Mereka harus makan rumput dan akar yang mereka temukan di gunung, dan Liu membuat lampu kerosin untuk menerangi rumah mereka.
Xu merasa ia telah mengikat Liu dan berulang kali menanyakan padanya, 'Apa kau menyesal?’
Dan Liu selalu menjawab, 'selama kita rajin, hidup kita akan membaik.'
Mulai tahun kedua hidup bersama di gunung, Liu mulai dan selama 50 tahun terus menerus membuat anak tangga dengan tangannya supaya istrinya bisa turun gunung dengan lebih mudah.
Separuh abad kemudian di tahun 2001, sekelompok petualang menjelajah hutan dan terkejut menemukan pasangan tua di sana dan lebih dari 6,000 anak tangga buatan tangan. Liu MingSheng, salah satu dari tujuh anak mereka berkata, 'orang tuaku saling mencintai, mereka telah hidup terpencil lebih dari 50 tahun dan tak pernah berpisah satu hari pun. Ia membuatkan anak tangga untuk ibu, meskipun ibu tidak sering-sering turun gunung.'

Pasangan itu telah hidup lebih dari 50 tahun sampai minggu lalu. Liu, yang telah berusia 72 tahun, setelah kembali dari bercocok tanam tiba-tiba pingsan. Xu duduk dan berdoa dengan suaminya saat suaminya meninggal dalam pelukannya. Liu begitu mencintai Xu sehingga orang-orang sulit untuk melepaskan pegangan tangannya pada istrinya bahkan setelah ia meninggal.

'Kau berjanji akan menjagaku, kau akan bersamaku sampai aku mati. Sekarang kau pergi mendahuluiku. Bagaimana mgkn aku hidup tanpamu? '
Xu melewati hari-hari dgn membisikkan kata-kata ini setiap hari dan menyentuh peninggalan suaminya dgn wajah yang penuh air mata..
Pada tahun 2006, kisah mereka menjadi salah satu dari 10 kisah cinta terbaik dari China , yang dikumpulkan oleh Chinese Women Weekly. Pemerintah local memutuskan untuk merawat Tangga cinta dan tempat yang mereka tinggali sebagai museum, supaya kisah cinta ini bisa hidup selamanya.
Wah…kisah ini benar-benar mengharukan dan membuat saya meneteskan air mata setelah menuliskannya kembali.

‘Cinta yang tulus akan abadi selamanya’ ^^
Minggu, 06 Juli 2008
Gaul Day
Kos gw ada di daerah Dago, tepatnya di jalan Rangga Gempol No. 9. Di dalamnya dihuni oleh 8 orang: 6 anak kos dan 2 mbak (pembantu). Sebelumnya kos kita itu lebih ramai lho, penghuninya ada 9 orang, tetapi banyak yang udah pindah gara-gara ga ada internet. Alasan lainnya seh karena si Lina, ‘tante kos’. Wah…cerewetnya minta ampun dan mata duitan. Sekarang kita tinggal berenam deh dengan 3 cewek dan 3 cowok. Sebelum gw cerita, gw perkenalkan dulu ya temen-temen gw:

Fanny:
Dia ini salah satu temen terdekat gw di Bandung soalnya kita sefakultas, sejurusan, sekelas, sekos, tapi ga sekamar seh. Kita suka hang-out bareng kalo abis ujian, sama-sama hobi belanja, dan bergosip tentunya. (hehe) Selera kita emank banyak yang sama termasuk mengidolakan David Cook, American Idol season 7. Tapi gw kalah otak ma dia. Neh anak cerdas banget dan berprestasi tinggi. (peraih medali emas TOKI)
Vivia:
Hanya dua kata yang dominan tentang dia,‘diligent and diciplined’. Vivi ini anaknya pinter, tekun, dan ulet. Wataknya juga dewasa lho. Kita suka belajar bareng sebelum ujian dan bergosip setelah makan siang atau malam. (gosip lagi…) Satu hal deh yang gw inget terus tentang dia, perfectionist banget orangnya, ga heran prestasinya begitu gemilang.(delapan besar pelatnas TOBI)
Feriyanto:
Cowok bernama Feriyanto atau akrab disapa Acai adalah cowok teramah di kos gw. Anaknya baik banget dan biasanya jadi korban ejekan cowok-cowok lain di kos gw, bahkan mewabah ke kos lainnya. (kasian…) Mungkin karena kepasrahannya menerima segala penindasan keji temen-temen gw. (wkwk…) Tapi dibalik segala keterpurukan itu, dia ini jago banget fisika, dan gw sering minta diajarin lho. (hehe..) Oya dia pinter masak..maknyusss….
Ricky:
Dia temen sekampungnya Acai (Pontianak). Motto hidupnya ‘sedikit menabur benih, banyak memetik hasil’, dengan kata lain anaknya nyantai abis tapi prestasi tetep oke kog. Hobinya seh maen bola dan ngamen dengan gitar barunya di kamar. (berisik banget…) Selain itu, dia peraih IP tertinggi di teknik mesin lho semester lalu. Semoga semester ini juga!
Ibet:
Wah…anak satu ini hiper-aktif dan suka banget berkolaborasi dengan Aki (Ricky) buat ngejekin Acai. Gw kurang tahu juga hobi dia, yang jelas dia punya kebiasaan teriak kenceng-kenceng kalo main kartu. (hati-hati lho kalo bersebelahan…) dan dia suka ngaku mirip Vj Daniel.(hueekkkk…) Omong-omong, dia ini peraih IP tertinggi di kos kita dengan perolehan sempurna. (wah…)
Cincin:
Dulunya kita temen sekos tapi ga lama kemudian dia pindah ke kos depan. Cowok satu ini babi face banget (hehe) dan putih abis. Dia dikatagorikan cowok paling berani deh, dalam arti berani berkata dan bertindak, dan dia lah penindas nomor satu. (haha) Ga ketinggalan, anaknya lucu, gaul, kreatif, dan sangat membenci ‘Big Mac’. (hehe)
Arnold:
Ini sohibnya si Cincin dan akrab dipanggil Anyot. (pelesetannya ga nanggung) Anaknya susah banget dibangunin. Dulu pas dia masih sekos kita, dia punya jam waker yang bunyinya suara ayam berkokok. Nah pas subuh-subuh neh, ayamnya ngokok keras banget dan lama abis (kira-kira setengah jam) sampai kita sekos kebangun, tapi dianya ga bangun-bangun juga. (haha) Tapi di balik kebiasaan buruknya itu, logikanya jalan banget lho. Kalo belajar bareng di saat kepepet (beberapa jam lagi ujian), pasti dia yang susah maju karena kebanyakan mencari asal usul rumus padahal kita yang lain udah pasrah dengan menghapal aja. (hehe)
Meno, Andi, dan Budi:
Gw kelompokkin 3 anak ini bukan karena mereka satu gank lho, tapi karena mereka kelihatan akrab aja. Walau kos kita agak berjauhan tapi kita sering juga jalan bareng mereka. Selain itu, cowok bertiga itu khususnya Andi dan Meno sering banget belajar bareng di kos kita sebelum uts yang rutin setiap minggu.(fiuh…)
Tragedi Ulang Tahun Acai
Suatu malam, kita semua berencana memberikan surprised party buat Acai yang berulang tahun. Kebetulan kakak perempuannya Acai menitipkan sebuah kuetar untuk diberikan kepada sang adik tercinta. (ga perlu beli lagi deh)
Prosesi acara dimulai dengan gw, fanny, vivi, ibet, anyot, cincin, dan meno mengendap-endap di halaman depan kos. Aki ditugaskan untuk memanggil si ‘korban’ keluar menuju teras depan, tentunya dengan alasan ada yang cari atau apalah. Kemudian Acai pun keluar dengan mukanya yang polos dan bingung melihat segerombolan bocah yang tak asing lagi baginya. (ya itu kita)
Sruut…ada yang menyiram Acai dari belakang…Acai kaget dan seketika terlepas lah tawa anak-anak rangga gempol yang kadang sedikit biadab. Dengan cepat Cincin menyodorkan kuetar dengan lilin yang menyala dan kita pun bernyanyi “Tiup lilinnya…tiup lilinnya sekarang jugaa…sekarang jugaaaa…sekarang jugaaa….” Acai dengan penuh keharuan meniupnya dan sebelumnya dia berkata, “Terima kasih banget ya temen-temen”. (kata-kata yang akan dia sesali nanti..)
Acara pun dilanjutkan dengan memotong ‘first cake’. Entah darimana pisau itu datang, mungkin tadi ada yang lari ke dapur buat ngambil pisau di saat suasana lum terkendali. Sebelum memakan first cakenya, kita meminta Acai untuk menutup matanya dan ‘make a wish’. Dia pun menutup mata dengan sungguh-sungguh.
Plakkk!!! Cincin melemparkan first cake tadi ke muka Acai saat dia membuka mata setelah berdoa dengan penuh iman. (busyeet)
Wah diluar skenario neh…gw sama sekali ga tau bakal ada sesi pelemparan. Dan gw kesel banget waktu itu, bukan karna Acai dilempar, tapi karna gw kecipratan cream. (Sial!) Wah keadaan makin parah karena ditambah siram-menyiram. Karna gw udah mandi bersih, gw dengan tegas menutup ledeng.(cool) Entah sapa yang motret di saat pose gw ga senonoh gini. (ga ada yang ngaku)

Setelah itu, suasana makin rusuh. Acai yang dalam keadaan belepotan pun berlari mengejar yang lain dengan motif berbagi noda, kecuali gw deh, soalnya gw lagi pegang pisau yang buat motong kue tadi. (alat pelindung hehe...)
Fanny dan Vivi pun berlari masuk menuju kamar mereka, tetapi karna kunci mereka ketinggal di luar, mereka terpaksa bersembunyi di dalam satu wc, sedangkan wc sebelah dihuni oleh Ibet. (ini cewek atau cowok seh? Kog ikutan sembunyi juga) Cincin dan lainnya pun akhirnya mengajak Acai untuk ‘berdamai’. Acai pun mengalah dan pergi ke belakang untuk membersikan diri.
Croootttt… Cincin memecahkan sebutir telur di kepala Acai dan seketika Acai marah dan mengejar mereka. (wah kog Acai ga pingsan y kena cangkang kokoh tadi?)
Akhirnya Acai menyerah juga dan pergi mandi. Kericuhan pun berangsur-angsur mereda, begitu pula dengan mereka yang ada di wc berbondong-bondong keluar. Acai, masih dengan secercah kesabaran, memotong kue untuk kita makan bersama. (hehe..)
The End
Jumat, 04 Juli 2008
Ramalan Masa Depan Soeharto...
Soeharto sudah mengenal Siti Hartinah atau Ibu Tien sejak masa kecil mereka di Wuryantoro, Wonogiri. Tien berusia dua tahun lebih muda dari Soeharto. Soeharto perna dipuji Tien sebagai pemuda berwajah tampan, dan hanya dia yang berani masuk pekarangan rumah keluarga besar Tien, termasuk untuk menggoda Tien.(hehe) Soeharto masuk setelah merenggangkan jeruji pagar dan memetik bunga. Karena itu, setiap ada bunga yang rusak, Tien selalu bilang yang merusak pasti Soeharto.
Soeharto menikahi Tien pada 1947. Dari pernikahan itu mereka punya enam orang anak. Soeharto pernah menyebut Ibu Tien sebagai istri, ibu, dan pengabdi masyarakat.
Pada 1996, Ibu Tien meninggal. Menurut keterangan resmi keluarganya, Ibu Tien meninggal karena menderita suatu penyakit. Hingga sekarang masyarakat tidak benar-benar tahu penyebab yang sebenarnya. Peristiwa tersebut sangat memukul soeharto, apalagi setelah tahun 1996 dia mendapat berbagai serangan politik.
Sebenarnya perjalanan hidup Ibu Tien sendiri belum banyak diketahui. Masyarakat mengenalnya sebagai Ibu Negara yang aktif dengan berbagai kegiatan. Kisah yang muncul adalah ramalan tentang masa depan Soeharto.
Disebut bahwa pada tahun 1960-an seorang laki-laki berumur kira-kira lebih dari 50 tahun datang ke rumah Soeharto. Lelaki keturunan India yang ketika berbicara selalu menggunakan bahasa Inggris dan Indonesia itu kemudian dipersilakan masuk oleh Ibu Tien. Lelaki itu langsung menawarkan barang dagangannya, berupa batu-batu permata yang berwarna-warni.
Sayangnya ketika berbagai jenis permata itu ditunjukkan, Ibu Tien tidak begitu tertarik. Namun, lekaki itu segera mengeluarkan jurus baru dengan mengaku bisa meramal. Tentu saja Ibu Tien menjadi tertarik dan ingin mendengarkannya. Dia setuju dengan penawaran itu karena sekedar ingin mengisi keisengannya. Masa lalu Ibu Tien yang diceritakan oleh orang India tadi banyak yang cocok dan hal itu membuat Ibu Tien semakin penasaran. Ibu Tien ingin tahu apa yang bisa dia katakan untuk masa yang akan datang.
Dialog pun berlanjut hingga akhirnya mengarah kepada nasib Soeharto. Sang penjual mempertontonkan “jurusnya” dan lagi-lagi Ibu Tien terpana.. Dia bilang:”Madam… suami Madam akan berdiri sama tinggi duduk sama rendah dengan presiden yang sekarang, Soekarno,” kata lelaki itu. Mendengar penjelasan itu, Ibu Tien hanya tersenyum dan mengaku tidak percaya dengan sang peramal. ”Ah tak mungkin. Suami saya hanya seorang perwira tinggi TNI AD.”
Sang peramal mengaku tak akan memaksa Ibu Tien untuk mempercayai ramalannya. Justru yang dia perlukan adalah imbalan jasa. Ibu Tien kemudian bertanya berapa bayarannya. Lelaki itu menjawab,”Forty thousand.” Ibu Tien justru mengira sang peramal itu meminta imbalan forteen thousand.
“Madam, not forteen but forty,” kata si lelaki.
Sebenarnya Ibu Tien sendiri merasa menyesal. Sebab, biaya meramalnya terlalu tinggi. Mengapa untuk sekedar iseng-iseng harus membuang empat puluh ribu yang pada waktu itu tergolong jumlah yang sangat besar. Setelah uang diberikan, sang peramal itu lalu pergi. Sejak itu Ibu Tien mengaku tak pernah lagi bertemu dengan peramal itu.
Sungguh sulit dipercaya, Soeharto akhirnya menjadi seorang tokoh bangsa yang tampil pada 1 Oktober 1965, menghadapi kudeta PKI, lalu dipercaya menjadi presiden menggantikan Soekarno.
Lalu siapa sebenarnya penjual permata itu?? Ibu Tien bahkan menyuruh ajudan-ajudanny untuk mencari lelaki itu dengan harapan bisa bertemu dengannya dan mengucapkan terima kasih. Tetapi keinginannya itu belum jua terwujud hingga dia menghembuskan nafas terakhir.
Kamis, 03 Juli 2008
Kemana kah aku harus masuk?

Para siswa waria di sebuah sekolah perdesaan di Thailand kini tak perlu bingung jika ingin ke toilet. Tragis memang, beberapa siswa waria itu lebih memilih menahan untuk tak masuk ke toilet karena tidak nyaman jika masuk ke toilet perempuan, karena meski berperilaku perempuan, secara fisik mereka laki-laki.
Tapi kini para siswa waria itu tak perlu bingung lagi karena pihak sekolah menyediakan toilet khusus untuk para siswa perempuan ‘jadi-jadian’ itu.

Survey yang belum lama ini dilakukan di sekolah kampang, timur laut thailand, menunjukkan lebih dari 200 siswa dari 2600 siswa mempertimbangkan masalah toilet transgender ini.Di atas toilet tersebut tertulis “transvestite toilet”.
“Para siswa ini(waria) menginginkan bisa pergi ke toilet dengan perasaan damai, tanpa khawatir akan dilihat,dtertawakan ataupuin diganggu”, kata kepala sekolah Sitisak Sumontha. Ia menambahkan bahwa konsep tersebut akan dikembangkan ke sejumlah sekolah menengah atas lainnya di thailand, bahkan sampai tingkat universitas.(waksss….)
Toilet semacam itu sebetulnya sudah dibangun di akademi teknik yang memiliki 1500 mahasiswa di provinsi chiang mai utara pada tahun 2003. Toilet yang dinamakan “Pink Lotus Bathroom” itu diperuntukkan bagi 15 waria yang tengah menuntut ilmu di akademi tersebut.
Transgender kerap kali terlihat di opera-opera sabun di televisi di Bangkok, dan juga bekerja di gerai-gerai kosmetik pusat perbelanjaan, restoran populer yang ada di thailand bahkan persimpangan “lampu merah” terutama di kawasan tujuan wisatawan asing. Potensi dan keberadaan kaum transgender di thailand tidak bisa dipandang sebelah mata. Oleh karena itu tak heran jika kemudian pemerintah menggelar ajang ratu kecantikan dari kalangan transgender. Selain untuk memfasilitasi bakat serta kesetaraan mereka dengan kelompok lainnya, pemerintah thailand juga rupanya memiliki tujuan lain, yaitu untuk kepentingan wisata, menarik kunjungan wisatawan mancanegara ke negara dengan sebutan gajah putih ini.
Rabu, 02 Juli 2008
Teen Genius

Alia Sabur, seorang gadis berdarah Iran, telah memulai membaca saat umurnya 8 bulan. IQnya berada diluar range yang telah ditetapkan (Jauh di atas manusia normal). Alia yang memulai sekolah menengah setelah lulus sekolah dasar di usia 4 tahun meraih gelar B.S. di bidang Matematika dengan lulusan cum laude dari Stony Brook University di usia 14 tahun. Sungguh sebuah rekor wanita termuda dalam sejarah Amerika. Dia juga berhasil mendapatkan gelar M.S. dan Ph.D (ABD) dalam bidang Teknik dan Sains Material dari Drexel University tahun ini. Alia adalah yang termuda yang pernah menerima penghargaan dari NASA, GAANN dan NSF.
Alia Sabur juga seorang multi-talenta. Dia mendapat sabuk hitam (penghargaan tertinggi take-wondo) di usia 9 tahun. Alia juga telah menggelar sebuah orchestra perdananya dengan menampilkan komposisi musik dengan biola dan piano Mozart. Dia juga telah berkolaborasi dengan musisi-musisi semacam Lang Lang dan Smash Mouth. Dia menikmati posisinya sebagai anggota orchestra, dewan musisi atau pun pemain solo. Selain itu, dia juga dipantau oleh beberapa musisi ternama di dunia dan memenangi beberapa penghargaan di bidang musik.

“Bahasa saya adalah matematika dan musik”, sahut Alia Sabur.
Alia telah melakukan penelitian untuk mengembangkan sel berbasis nano-tube dalam penggunaan penyelidikan medis. Hal ini memungkinkan kemampuan untuk mengukur reaksi materi yang sangat kecil yang dimasukkan ke dalam sel makhluk hidup. Alia berusaha untuk menjadi sebuah model bagi orang-orang muda, khususnya perempuan dengan memecahkan stereotip yang belum berhasil dilakukan oleh para ilmuan. Dia juga sangat bersemangat dalam membantu mengembangkan kualitas pendidikan STEM di negaranya.

Kini Alia telah menjadi profesor universitas termuda di dunia (USA, b. 22 February 1989). Dia ditunjuk sebagai profesor fakultas di Universitas Konkuk, Seoul, Korea Selatan yang bekerja sama dengan Stony Brook University (New York, USA) dengan peresmian pada tanggal 19 Februari 2008, dengan usia 18 tahun 362 hari.
Lebih lengkapnya dapat di liat di www.aliasabur.com
Taukah Anda bahwa anak indigo akan menjadi generasi mendatang di planet bumi?
Lalu sudah berapa banyak populasi indigo?
Dan apakah Alia Sabur Indigo?
Temukan jawabannya di blog ini… tunggu posting selanjutnya!
The Return
In the beginning, I just use this blog to fulfil the lecture's activity. But it turns out that writing has many advantages such as spending our leisure time, practising to create fresh ideas, and improving our knowledge.
Be writer! Go..Go..Blogger!!
